Inovasi Prodi Keperawatan di Era Pandemi Covid 19
last updated 09-04-2021
Inovasi Prodi Keperawatan di Era Pandemi Covid 19
UKI —
“Perawat adalah pahlawan kemanusiaan dalam melawan Covid 19. The 1st Virtual International Nursing Webinar and Conference ini merupakan media yg efektif untuk berbagi pembelajaran dan pengalaman keperawatan dari berbagai negara. Webinar ini merupakan hasil sinergi dari berbagai pihak untuk satu tujuan yaitu mengakhiri pandemi Covid 19 secepatnya.  Harapannya setelah mengikuti webinar ini,  peserta dapat kembali bekerja dan kembali ke kampus dengan pengetahuan baru dan meningkatkan kemampuan praktik, “ ujar Ketua DPP Bidang Hubungan Kerjasama Luar Negeri Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Dr. Masfuri, SKp, MN, dalam The 1st Virtual International Nursing Webinar and Conference (The 1st VINC), yang diselenggarakan di Kampus UKI Cawang (07/04). 

Webinar internasional dengan tema The Innovations in Nursing for Covid 19 Era, merupakan kerjasama antara Prodi D III Keperawatan Fakultas Vokasi UKI, Akademi Keperawatan Fatmawati, Akademi Keperawatan RSP TNI AU, Akademi Keperawatan Bina Insan, UKRIDA dan Stikes Abdi Nusantara.

“Kurikulum khusus sudah diantisipasi Prodi Keperawatan melalui beberapa kebijakan untuk pencapaian kompetensi dengan tetap mempertimbangkan keselamatan mahasiswa dan keselamatan masyarakat, serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bahkan Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPViKI) pusat sudah menerbitkan atau menyusun Pedoman dan pencapaian kompetensi di masa Pandemi Covid-19,” tutur Erita Sitorus, Ners., M.Kep. selaku Ketua Program Studi Keperawatan Fakultas Vokasi UKI

Prodi Keperawatan Fakultas Vokasi UKI turut serta menangani permasalahan kesehatan di masa pandemi. Prodi Keperawatan UKI bekerjasama dengan institusi lainnya, aktif melakukan seminar online yang mengedukasi masyarakat, salah satunya Mengenal Kegawatdaruratan Maternal Menjelang Persalinan di Masa Pandemi Covid 19. 

Dengan meningkatnya kebutuhan perawat di saat pandemi Covid 19 ini, diakui Erita memang banyak permintaan Rumah Sakit (RS) yang menjadi rujukan, dan Prodi Keperawatan tetap ikut berpartisipasi membantu pemerintah. 

Mahasiswa Prodi keperawatan di samping Praktik Klinik di  RS UKI, juga di sejumlah rumah sakit lain  yang telah bekerjasama dengan Prodi. Salah satu syarat dari Praktik Klinik ini  adalah melakukan swab antigen, jika hasilnya positif tidak diperkenankan mengikuti kegiatan tersebut. Biaya pemeriksaan swab ini sudah dimasukkan sebagai biaya praktik klinik. 

“Kami menerapkan pembelajaran e-learning, dan melatih soft skill serta kemampuan leadership, bekerjasama dengan institusi luar negeri untuk pengiriman perawat. Dosen dan mahasiswa juga aktif mengikuti kegiatan seminar internasional Keperawatan. Mahasiswa mempelajari bahasa Inggris dan bahasa Jepang untuk meningkatkan kompetensi diri mereka. Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi dan dipublikasikan pada jurnal nasional dan internasional bereputasi,” ujar Erita Sitorus, Ners., M.Kep. 

Webinar 1st VINC menghadirkan narasumber terkemuka dari berbagai mancanegara di antaranya Ns. Arcellia Farosyah Putri, MSc., PhD., AFHEA (Secretary of HIPGABI Indonesia), Dr. Rita Chang (Australia), Syed Ali Gulab Jan, MSN, Ph.D (MNR University, Telangana India), Ooi Saw Geok, MSN, Ph.D (AIMST University Malaysia), Dr. Janna Manzano Boado, MAN., Ph.D (Don Mariano Marcos Memorial State University, Philippine).

Tayangan lengkap Webinar 1st VINC  dapat dilihat di Youtube Official UKI Jakarta.