Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kapel UKI
last updated 31-03-2021
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kapel UKI
UKI —
Jakarta -  Pada tanggal 31 Maret 2021, telah dilaksanakan peletakan pondasi kapel  Universitas Kristen Indonesia, Jakarta dalam acara ibadah Peletakan Batu Pertama Kapel.

Pengurus Yayasan UKI, Johan Tumanduk, S.H., MM., M.Min., M.Pd.K., membacakan Naskah Peletakan Pondasi Kapel, “ Kami percaya bahwa Yesus Kristuslah Batu Dasar Pondasi GerejaNya. Maka berlandaskan iman kepada Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus serta Roh Kudus, pada hari ini kami meletakkan Batu Dasar Pondasi Kapel UKI ini.”

“Kiranya kasih setia Tuhan senantiasa memelihara Kapel UKI ini sehingga iman yang benar, pengharapan yang hidup dan cinta kasih senantiasa berdiam dan bertumbuh di tempat ini. Hendaklah Kapel  ini menjadi tempat peribadatan yang kudus, tempat memanggil dan memuji nama Tuhan Yesus yang hidup, yang memerintah dan berkuasa bersama Allah Bapa serta Roh Kudus sampai selama-lamanya,” ujar Johan Tumanduk. 

Peletakan batu dasar pondasi kapel UKI dilakukan oleh Pendeta Kampus UKI, Pengurus YUKI, Rektor UKI, Wakil Rektor UKI, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas , Wakil Direktur Program Pascasarjana, serta Kepala Lembaga dan Unit. 

Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA dalam sambutannya menyatakan bahwa kapel ini merupakan impian UKI sejak lama dan selayaknya UKI mengutamakan Tuhan. Kita mengimani jika Tuhan yang diutamakan, maka segala hal yang dicita-citakan akan diberikan Tuhan kepada kita.

“Sebagai contohnya, UKI sudah memiliki keinginan lama untuk menyelenggarakan Program Doktor. Ketika hadir dalam Dies Natalis UKI, Presiden Jokowi pun pernah mengingatkan agar UKI memiliki Program Doktor. Ketika mengurus izin penyelenggaraan Program Doktor Hukum yang cukup lama, UKI mendapat kesempatan untuk mengurus izin penyelengaraan program Doktor Pendidikan Agama Kristen (PAK). Dan dalam waktu singkat, izin tersebut diberikan kepada UKI,” tutur Dr. Dhaniswara.

Selanjutnya, karena pertolongan Allah, UKI berproses dan mendapat izin pembukaan Program Studi Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia, dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

“Jadi kalau Tuhan didahulukan, maka Dia akan memberi kemudahan,” ujar Rektor UKI.

Ketua Pengurus Yayasan UKI, Ir. Jesua Un, turut menekankan bahwa keberadaan kapel ini selain untuk akreditasi, bangunan ini merupakan ciri khas dari Universitas Kristen Indonesia.

“Kapel ini nantinya akan menjadi tempat berdoa setiap hari oleh seluruh warga UKI. Kami meminta agar Pendeta Kampus dan LPKK untuk mengoptimalkan penggunaan kapel,” ujar Ir. Jesua Un.





IMG_9031.JPG