Seminar online Mengenal Kegawatdaruratan Maternal Menjelang Persalinan di Masa Pandemi Covid 19
last updated 04-11-2020
Seminar online Mengenal Kegawatdaruratan Maternal Menjelang Persalinan di Masa Pandemi Covid 19
UKI —
Layanan maternal di masa pandemic Covid 19 perlu menjadi perhatian untuk menghindari terjadinya peningkatan morbiditas dan mortalitas pada ibu. Perlu pemahaman petugas kesehatan dalam memberikan layanan pada ibu hamil.

“Ibu hamil dengan Covid 19 tetap bisa bebas memilih metode melahirkan yang akan dijalaninya, namun harus dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid 19 terdekat untuk menjalani isolasi dan diberikan penanganan khusus, baik itu menjelang persalinan, saat proses persalinan, maupun setelah bayinya lahir,“ ujar Ns. Hasian Leniwita, M.Kep., pada seminar online “Keperawatan Maternitas Manajemen Kegawatdaruratan Pada Ibu Hamil di Masa Pandemi Covid 19, dalam rangka PKM Prodi D III Keperawatan, Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia (28/10). 

Hasian Leniwita menjelaskan bahwa selama masa isolasi, ibu hamil dengan Covid 19 akan tetap mendapatkan perawatan dan pengawasan kehamilan, fasilitas melahirkan yang memadai serta dukungan moril.

Ketua program studi keperawatan UKI, Erita Sitorus, Ners., M.Kep. menekankan pentingnya mengelola stress selama masa pandemic Covid 19 bagi perempuan.

“Berpikir positif dapat menjadi cara efektif untuk menanggulangi rasa cemas berlebihan. Penting bagi kita semua untuk berpikir positif bahwa semua elemen seperti pemerintah, WHO, peneliti dan masyarakat, sedang melakukan upaya terbaik untuk menanggulangi Covid 19. Kita juga harus bijak dalam menyaring informasi atau berita tentang Covid 19, “ tutur Erita Sitorus.

Selanjutnya Irma Nurbaeti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat., Ph.D turut mengingatkan Jika seorang wanita dengan Covid 19 dirawat di ruang isolasi di ruang bersalin, harus dilakukan penanganan tim multi-disiplin yang terkait yang meliputi dokter paru/penyakit dalam, dokter kandungan, anestesi, bidan, dokter neonatologis dan perawat neonatal. Upaya juga dilakukan meminimalkan jumlah anggota staf yang memasuki ruangan.

“Pengamatan dan  penilaian ibu harus dilanjutkan sesuai praktik standar dengan penambahan saturasi oksigen. Staf layanan kesehatan di ruang persalinan harus mematuhi Standar Contact dan Droplet Precautions termasuk menggunakan APD yang sesuai, “ ungkap Irma Nurbaeti.

Pembicara Dr. Akemat Pawirowiyono, SKp. MKep pun menerangkan pentingnya persiapan fisik, mental, sosial dan spiritual bagi perempuan di masa pandemi Covid 19.

Seluruh peserta webinar mendapat keterampilan dan pengetahuan tentang Manajemen Kegawatdaruratan Pada Ibu Hamil di Masa Pandemi Covid 19 dan PKM diakhiri dengan diskusi interaktif dari seluruh peserta.