Pelaku UMKM Harus Dijaga untuk Dukung Perekonomian Rakyat
last updated 21-09-2020
Pelaku UMKM Harus Dijaga untuk Dukung Perekonomian Rakyat
UKI —
Ragam bantuan sosial termasuk subsidi gaji dan program Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro merupakan stimulus yang diharapkan dapat mengangkat kondisi ekonomi Indonesia agar terhindari dari Krisis. Pengalaman saat resesi atau krisis sebelumnya, Indonesia mampu bertahan karena UMKM yang tetap dapat bertahan sebagai penopang ekonomi ditengah masyarakat.

“Situasi pasar dan kepercayaan investor tentu bisa dilihat dari fluktuasi pasar modal yang bisa bertahan di kisaran 5000 up. Ini merupakan indikator untuk meningkatkan perekonomian Indonesia secara makro agar masih tetap terjaga,”sambung Dr. Denny Tewu, SE., MM., perihal situasi perekonomian saat ini. 

Hal penting yang perlu dilakukan Pemerintah saat ini, lanjut Wakil Rektor UKI ini, adalah insentif yang berguna untuk membantu para karyawan yang bergaji kecil. 

Hal penting yang dapat dilakukan pemerintah adalah upaya-upaya pencegahan dan penurunan penderita Covid di Indonesia agar tidak menjadi isu liar yang membuat kepercayaan luar negeri menjadi turun dan berdampak kepada larinya dana-dana investor luar dari pasar modal.

Apa pun program Pemerintah yang saat ini dan yang akan datang untuk membantu pelaku UMKM harus tetap dapat menjaga stabilitas sosial politik dan ekonomi. 

“UMKM sebagai lokomotif perekonomian rakyat harus tetap dijaga agar tetap mendukung perekonomian rakyat disaat-saat yang sulit ini,” tekan Dr. Denny Tewu.

Program Pemulihan UMKM akan Mampu Atasi Kemiskinan dan Pengangguran

Sebagai langkah strategi menghadapi krisis covid 19, Pemerintah memberikan bantuan bagi Usaha Mikro kecil dan Menengah ( UMKM) mengingat UMKM menjadi salah satu tulang punggung perekonomian dan dalam pandangan DR.Denny Tewu, SE., MM., hal itu merupakan stimulus yang baik.

Tapi, lanjut Wakil Rektor II UKI ini,  Pemerintah perlu juga mendorong Lembaga Keuangan baik Perbankan maupun non Perbankan agar tetap aktif memberikan dukungan terhadap kinerja keuangan masyarakat hingga di tingkat daerah. 
“Dengan demikian kita berharap masyarakat tidak terjebak kepada berbagai tawaran ponzi model atau pinjaman dengan bunga tinggi yang sedang marak ditengah masyarakat yang sedang ditimpa kesulitan,” terang Denny.

Inisiatif Pemerintah Daerah yang memberikan stimulus bagi UMKM agar roda perekonomian rakyat terus bergerak diapresiasi baik oleh Denny. “Tentunya dengan memberikan pinjaman-pinjaman produktif dan bukan pinjaman konsumtif bagi masyarakat. Pegawai negeri juga perlu didorong agar mereka berbelanja produk-produk lokal secara aktif,” jelas dia. 

Stimulus bagi UMKM, sambung Denny, wajib hukumnya, ibarat api di musim dingin yang tidak boleh padam. Sebab UMKM adalah tulang punggu ekonomi rakyat. Program pemulihan UMKM akan mampu mengatasi kemiskinan, pengangguran ekonomi di semua daerah. (ics)