Prodi Politik Fisipol UKI Hasilkan Insan Politik Bernilai Kristiani
last updated 19-05-2020
Prodi Politik Fisipol UKI Hasilkan Insan Politik Bernilai Kristiani
UKI —
Pernah menjadi kader partai politik, menjadi motivasi Kepala Prodi Politik Fisipol UKI, Fransiskus X Gian Tue Mali,  terjun di dunia pendidikan. Semasa menjadi kader, ia melihat sebagian dari  insan politik berorientasi pada kepentingan pribadi dan kelompok sehingga menghasilkan sistem yang buruk.

Lulusan Magister Ilmu Politik dari Universitas Nasional Jakarta ini berpandangan sistem politik tidak dapat diubah dengan mudah untuk mengedepankan kepentingan umum.  Maka dari itu, dunia pendidikan harus menghasilkan insan politik yang tidak hanya pintar secara akademik namun memiliki karakter, sikap, keterampilan dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika.

Prodi Ilmu Politik Fisipol UKI mendidik seorang mahasiswa berbekalkan teoritis dan hal yang praktis. 
“Kami juga menanamkan nilai-nilai Kristiani seperti integritas, tanggung jawab, empati, profesional dan disiplin. Kami merasakan bahwa nilai-nilai ini sudah memudar dalam perilaku para politisi maupun orang yang bergelut dalam sistem politik,sehingga tidak heran jika negara ini mengalami berbagai macam krisis sosial yang merugikan banyak orang,” ujar Gian Tue Mali.

Para dosen Prodi Politik Fisipol UKI memiliki tanggung jawab utama menjadikan lulusannya untuk menjadi politisi, pegiat civil society, birokrat, dan pengamat atau peneliti kebijakan publik. 

“Prodi Politik Fisipol UKI menghasilkan politisi, birokrat atau pengamat  yang bisa mempengaruhi kebijakan politik serta berpartisipasi dalam pembangunan nasional melalui sistem politik dan sistem pemerintahan, “ ungkapnya.

Pada tanggal 12 Mei 2020, F X Gian Tue Mali menjadi narasumber dalam diskusi politik nasional yang bertema “Perlukah Partai Kristen 2024 – Dari Perspektif Daerah”. Ia memfokuskan bahasannya pada upaya pemenuhan hak-hak umat Kristen sebagai bagian dari warga negara, saluran apa yang bisa dipakai untuk mewujudkannya, ugensi partai politik dalam mewujdukan hak-hak tersebut, serta strategi dalam mempersiapkan terbentuknya partai politik Kristen di pemilu 2024. (ics)


gambar pak gian juga.jpg