Pimpinan Baru di Akademi Fisioterapi UKI

Jakarta – Reporter, Akademi Fisioterapi (AkFis) merupakan salah satu pendidikan berjenjang D3 dibidang kesehatan yang dimiliki oleh Universitas Kristen Indonesia (UKI). Memang banyak orang yang belum mengetahui bahwa UKI memiliki Akademi di bidang Fisioterapi. Tapi saat ini AkFis UKI telah memiliki akreditasi B sebagai sebuah akademi.
Fakultas Kedokteran UKI dahulunya berinisiatif menggagas berdiri AkFis. Selama kurang lebih 25 tahun sejak 10 September 1984, Akademi Fisioterapi (AkFis) berada dibawah kepemimpinan Fakultas Kedokteran (FK). Dalam perjalananya sudah saatnya AkFis berfikir untuk mandiri.
Pada Rabu lalu (9/9) Universitas Kristen Indonesia (UKI) kembali melantik Direktur, Pembantu Direktur I, II, dan III Akademi Fisioterapi masa bakti 2009-2013. Acara yang diadakan di Ruang Rektorat UKI ini berlangsung hikmat. Pelantikan dihadiri oleh Ir. Maruli Gultom selaku Rektor UKI, Prof. W.B.P. Simanjuntak selaku Purek Akademik UKI, Angkasa Sembayang., dr., MS selaku Dekan Fakultas Kedokteran, Pendeta Kampus, beberapa Dekan Fakultas beserta Sekretaris Fakultasnya, dan para undangan lainnya.
Adapun pejabat yang dilantik antara lain Dr. med. Abraham Simatupang., dr., M.Kes sebagai Direktur Akademi Fisioterapi, Maksimus Bisa., SStFT., SKM sebagai Pembantu Direktur I, Rosintan. M. Napitupulu., AMdFT sebagai Pembantu Direktur II, dan James Wilson Manik., SStFT sebagai Pembantu Direktur III.
Dalam wawancara Dr. Abraham yang akrab dipanggil Dr. Bram dengan Reporter, beliau menjelaskan bahwa berdasarkan raker yang pernah dilakukan oleh AkFis pada 2005 lalu, ditetapkannya visi dan misi AkFis, sehingga melalui visi dan misi inilah ada beberapa program kerja yang harus dijalankan dan ada beberapa program yang perlu ditingkatkan.
Disamping itu, dalam masa-masa transisi, menuju pendewasaan dalam peningkatan status pendidikan, AkFis UKI berharap dan mengusahakan dengan melihat situasi dan kekuatan juga kemampuan yang dimiliki AkFis untuk meningkat pendidikan ke jenjang Strata satu. Sesuai dengan anjuran dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, bahwa pendidikan professional harus memiliki nilai tambah yang lebih, misalnya meningkat dari D3 ke D4 atau S1.
Ketika ditanya mengenai harapannya ke depan tentang AkFis, Dr. Bram berharap meskipun AkFis sudah lepas dari FK, akan tetap ada masukan dan bimbingan dari FK, karena sebagian besar staff pengajar di AkFis adalah pengajar di FK UKI. Selain itu, untuk tim dari AkFis yang baru, saat ini merupakan suatu tantangan kebersamaan ke depannya untuk terus maju dan tidak lagi berlama-lama dalam mengerjakan setiap bagian guna memajukan AkFis. Butuh banyak pengorbanan dan kekompakkan tim dalam mengembangkan AkFis.
Saat ini, AkFis telah memiliki kurang lebih sekitar 300-400 alumni. Dan inilah saatnya untuk mencari dukungan sebanyak-banyaknya baik dari dalam maupun luar AkFis. “Saya minta alumni-alumni AkFis untuk hadir dalm sebuah pertemuan yang nanti akan programkan dan untuk meminta bantuannya. Selain itu, mencari mitra-mitra rumah sakit baik dalam negeri maupun luar negeri, misalnya dari Philipina, Belanda, dan Jerman. Bisa dalam rangka peningkatan staff, atau pengiriman lulusan.” Tutr Dr. Bram sesaat satelah selesai pelantikan.
Pada kesempatan ini , selain mengucapkan selamat kepada para pimpinan yang baru di Akademi Fisioterapi , Rektor UKI pun memberikan peneguhan kepada setiap pimpinan yang telah dilantik. Dalam sambutannya Rektor UKI memberikan semangat kepada para pimpinan yang baru untuk dapat mengerjakan bagiannya dengan bijak dan berhikmat. “Apa yang telah dibina, dan direncanakan sebelumnya oleh pimpinan dan tim yang lama, tentunya diharapkan dapat dikomunikasikan dengan baik kepada para pejabat yang baru sehingga kesinambungan dalam membangun dan memajukan Akademi Fisioterapi (AkFis) ke depannya merupakan sesuatu yang sangat penting untuk diperjuangkan.” ujar Ir. Maruli Gultom dalam sambutannya selepas peneguhan pimpinan AkFis. Rektor UKI pun mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada FK yang selama ini telah memikul dua tanggung jawab besar yaitu mengelola dan memajukan FK dan AkFis. Acara pelantikan ini ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Pendeta Ester. (RR)