
Jakarta-Reporter, program televisi Indonesia saat ini dinilai sudah sangat membahayakan khususnya bagi anak anak. Keprihatinan akan tayangan acara televisi ini diwujudkan oleh aktivis LSM dan mahasiswa dalam bentuk aksi damai dengan seruan hari tanpa televisi pada Minggu, 25 Juli. Kegiatan ini dilangsungkan bertepatan dengan hari anak (23/07/2010) di bunderan HI Jakarta Pusat. Aksi damai tersebut dilakukan dalam wujud pembagian selebaran, spanduk poster dan pementasan drama kecil di sudut bunderan HI. Mahasiswa UKI, khususnya dari program studi ilmu komunikasi hadir dalam kampanye hari tanpa TV tersebut.
