Akfis UKI Mengukir Prestasi
Physio Sportival Olympic Of Physiotherapy
Dilihat dari judulnya anda mungkin jadi ingin bertanya-tanya dalam benak anda, Physio Sportival Olympic of Physiotherapy’ itu acara apa?”. Ini adalah sebuah acara kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa jurusan Physiotherapy skala Nasional. Kompetisi ini digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), 27-28 November 2010. Physiotherapy sendiri adalah tenaga kesehatan yang ditujukkan kepada individu atau masyarakat untuk mengembalikan gerak dan fungsi sepanjang daur kehidupan. Untuk pertama kalinya, tiga mahasiswa terpilih dari UKI yaitu Yusman, Tri dan Gilang, dikirim guna bersaing memenangkan pertempuran ilmu di Solo, Jawa Tengah. Dalam kompetisi ini, tema yang diangkat menyangkut Yusma, Tri, Gilang: “Di sana kita gak hanya bersaing tapi juga berbagi ilmu dan mengikuti seminar-seminar yang memperkaya pengetahuan” penanganan cidera saat berolahraga. Sebelum sampai babak final, seluruh peserta harus menjawab pertanyaan yang diberikan. Beberapa tim yang berhasil menjawab dengan nilai tinggi, diadu kembali untuk meraih tiket babak semifinal. Tahap semifinal berlangsung seru. Masing-masing tim saling unjuk kreatifitas. Setiap tim harus menempuh ujian praktek untuk masuk babak final. UKI sendiri mempraktekkan cara penanganan cidera seperti kasus cidera ligament collateral pada sendi lutut. Pengumuman pun dibacakan. UKI lulus. Mereka melaju ke babak final. Seluruh tim yang masuk tahap final akan dipilih tim terbaik melalui tahap adu cerdas cermat. Detik-detik terakhir. Saat yang paling ditunggu pun tiba. Suasana begitu mendebarkan menjelang pembacaan tim yang meraih juara pertama hingga juara ketiga. Para juara diumumkan. Alhasil, UKI harus merelakan gelar juara di tangan pihak Poltekkes I Surakarta (D4) dengan nilai berbanding tipis. Meski kalah dan meraih juara kedua, perjuangan tim Akademi Fisioterapi UKI patut diberi standing ovation karena mereka tampil spektakuler dan jadi lawan tangguh bagi universitas-universitas lain. Keberhasilan mereka tidak terlepas dari ilmu yang didapat selama kuliah di UKI. Harapan mereka, UKI kelak bisa menjadi tuan rumah buat ajang kompetisi bergengsi sejenis di tahun mendatang. (red)