Fisipol UKI Gelar Pelatihan Manajemen Emosi
Mengontrol emosi adalah sesuatu yang sangat penting. Sebab terkadang jika kita tidak mampu mengendalikan emosi, hal sepele bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri, bah¬kan dapat menimbulkan konflik. Untuk mengetahui bagaimana caranya mengatur emosi dengan baik, Pusat Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta, bekerjasama dengan Perhimpunan Wanita Gereja Toraja (PWGT) Jemaat Kota, Jakarta, menggelar “Pelatihan Manajemen Emosi”, beberapa waktu lalu, di Gereja Toraja Jemaat Kota, Kelapa Gading, Jakarta Pusat, dengan menampilkan pembicara Theresia H.M., P.Si.
Menurut Theresia, emosi merujuk pada suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis, dan serangkaian kecenderungan untuk bertidak. Emosi merupakan reaksi terhadap rangsangan dari luar dan dalam diri individu serta emosi pada dasarnya adalah dorongan untuk ber-tindak. Katanya, yang perlu dilakukan untuk menangani emosi secara konstruktif, yaitu dengan memperlakukan orang dengan rasa hormat, dengarkan sehingga kita memahami orang lain.
Diakui Ketua PWGT Jemaat Kota, Delfin Donda Tambing, pelatihan ini sangat berguna bagi kaum ibu, khususnya yang ada di jemaat Gereja Toraja Jemaat Kota, terlebih di tengah kondisi kehidupan dewasa ini. “Rasanya pen-genalan emosional ini sangat berguna bagi ibu-ibu. Sebab terkait dalam kegiatan peker¬jaan, kehidupan rumah tangga dan pendidikan anak-anak, ini semua bisa menimbulkan emosi. Nah, kalau kita, misalnya, tidak bisa mengontrol emosi, maka suasananya tidak menjadi baik, malah menjadi berantakan,” paparnya.
