Menteri ESDM, Ignasius Jonan hadiri Seminar Energi Baru dan Terbarukan di UKI
last updated 22-10-2018
Menteri ESDM, Ignasius Jonan hadiri Seminar Energi Baru dan Terbarukan di UKI
JAKARTA, REPORTER UKI

Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik UKI menggelar Seminar Nasional dengan tema “Renewable Energy and Smart Energy System” di Auditorium Grha William Soeryadjaya, Kampus UKI Cawang (18/10). Acara ini dilaksanakan dalam rangkaian perayaan 65 tahun UKI dan 55 tahun FT UKI. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI, Ignasius Jonan, hadir sebagai keynote speaker dalam seminar ini. 

Ignasius Jonan menjelaskan bahwa “Indonesia memiliki beberapa energi baru terbarukan seperti tenaga hidro air, panas bumi, pembangkit listrik tenaga air dan pembangkit listrik tenaga angin. Energi terbarukan harus dapat dijangkau oleh masyarakat. Harga listriknya harus bisa dijangkau oleh masyarakat. Harga jual energi baru terbarukan harus lebih murah meski investasi dan teknologi di bidang energi baru terbarukan sangat tinggi.Penerapan energi terbarukan ini dilakukan untuk menurunkan polusi.”

Menurut Menteri ESDM, kegiatan produksi migas di darat kurang berjalan optimal karena faktor alamiah. Jonan tidak menampik produksi lapangan migas onshore masih menjadi andalan bagi sektor migas nasional. Sementara Indonesia memiliki potensi cadangan minyak dan gas bumi yang cukup melimpah di laut. Namun eksplorasi dan teknologi yang digunakan tidak efektif dan maksimal. Data ESDM menyebutkan salah satu blok minyak terbesar di Asia yaitu blok Rokan, tahun 2021 akan diambil alih dikelola Pertamina dari Chevron. 

Sumber energi baru dan terbarukan adalah sumber energi ramah lingkungan yang tidak mencemari lingkungan dan tidak memberikan kontribusi terhadap perubahan iklim dan pemanasan global karena energi yang didapatkan berasal dari “proses alam yang berkelanjutan”, seperti energi matahari, energi angin, energi laut, dan panas bumi.

Pembicara lainnya dalam seminar ini ialah Distinguished Professor of Auburn University Fellow Member of IEEE, Prof. Eduard Muljadi, Ph.D, menjelaskan, “Banyak yang harus dibenahi pada power system, power electronic demi keberlangsungan energi yang ramah yaitu energi terbarukan. “

Mantan Rektor UKI Periode 2000-2004, Prof. Atmonobudi, S., Ph.D turut memberikan pencerahan bahwa manfaat perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi pendidikan tinggi. Penerapan student centered education memerlukan perubahan cara dosen dalam mengajar. Untuk itu perlu adanya pelatihan dan pendampingan bagi seluruh dosen. Kemampuan pendanaan untuk pengadaan perangkat pendukungnya seperti tenaga dosen berkualitas dan fasilitas pengajaran secara online. Kerjasama dengan lembaga penelitian terapan di luar perguruan tinggi menjadi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. 

Acara dihadiri oleh Rektor UKI Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA., beserta jajarannya, Dekan FT UKI Ir. Galuh Widati, M.Sc., Ketua Program Studi Teknik Elektro, Ir. Bambang Widodo, MT, dosen, alumni dan mahasiswa FT UKI.

Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik UKI merasa perlu melakukan kegiatan pertemuan ilmiah secara berkala guna memperkenalkan hasil penelitian dan inovasinya, serta meningkatkan kerja sama antarperguruan tinggi dan lembaga riset di Indonesia. Hal ini terkait dengan pentingnya informasi pengembangan dan inovasi hasil penelitian di bidang sains dan teknologi dalam penanganan energi, terkait dengan peluang, tantangan, dan permasalahan yang akan dihadapi pada saat ini dan waktu mendatang.

Hasil yang diharapkan dari seminar nasional ini adalah: 1) Komitmen berupa rencana aksi dari pemerintah, industri, dan akademisi untuk mewujudkan penggunaan energi yang efisien, ekonomis, serta berkelanjutan; 2) Munculnya kebijakan baru terkait Renewable Energy and Smart Energy System di Indonesia.

Selain seminar, turut diadakan pameran Karya Iptek Program Studi Teknik Mesin, berupa Pompa air Hempasan Air Pantai , Turbin Banki, Turbin Pelton, dan Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut.


(FRANSISKA LUSUBA)
WhatsApp Image 2018-10-18 at 2.11.57 PM.jpegWhatsApp Image 2018-10-18 at 2.11.58 PM (1).jpegWhatsApp Image 2018-10-18 at 2.11.59 PM.jpeg