Presiden RI Joko Widodo Hadiri Dies Natalis UKI ke-65 Tahun
last updated 18-10-2018
Presiden RI Joko Widodo Hadiri Dies Natalis UKI ke-65 Tahun
Jakarta, REPORTER UKI

Dalam rangka Lustrum ke-13, Dies Natalis Universitas Kristen Indonesia ke-65, Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo hadir dan memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Kristen Indonesia di Kampus UKI Cawang, Jakarta Timur (15/10/2018).

Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA., beserta jajaran Rektorat, Pimpinan Fakultas, Pengurus Yayasan UKI, Pimpinan RSU UKI, Staf, Mahasiswa, Ikatan Alumni, dan seluruh Sivitas Akademika UKI menyambut meriah kehadiran Presiden RI ke-7 ini di Kampus UKI.

“UKI memiliki Program Pascasarjana dan 8 fakultas. Fakultas Vokasi yang baru ini menjawab kebutuhan SDM yang terampil serta profesional sesuai kebutuhan pasar kerja. Kami turut memberikan perhatian pada pembangunan SDM di daerah tertinggal, terdepan, terluar dengan memberi kesempatan kuliah di UKI dengan beasiswa. Mereka berasal dari Kabupaten yang berada di Nias, Mentawai, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, NTT dan Papua,” ujar Rektor saat menyampaikan sambutannya.

Turut hadir Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Mohamad Nasir, Kementerian Sekretariat Negara, Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ristek Dikti, Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, serta Pangdam Jayakarta Mayjen Joni Supriyanto.

“Universitas Kristen Indonesia teruslah melahirkan lulusan dengan integritas tinggi dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kampus dapat memunculkan fakultas dan program studi yang fokus pada pengembangan produk unggulan tanah air. Indonesia memiliki produk alam unggulan seperti kopi, kelapa sawit, teh. Perguruan tinggi juga bisa fokus pada pengembangan produk kebudayaan seperti pembentukan fakultas pariwisata. Lembaga Pendidikan Tinggi turut mengembangkan kewirausahaan karena wirausaha yang menciptakan lapangan kerja,” kata Joko Widodo di hadapan 6000 hadirin.

Presiden Jokowi mengingatkan, Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 harus dimanfaatkan sebagai kontestasi politik dengan mengedepankan ide dan gagasan. Presiden mengimbau masyarakat agar tidak terpecah belah di tengah perbedaan pilihan politik. Pesta demokrasi harus dirayakan dengan gembira oleh masyarakat.

“Perhelatan politik dan ekonomi dunia saat ini diwarnai pertarungan antarkekuatan besar, antarnegara besar, dan negara elite. Tatkala kekuatan besar sibuk bertarung satu sama lain, mereka tidak sadar ancaman yang lebih besar, misalnya perubahan iklim, terorisme global, serta menurunnya ekonomi global. Konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan bagi yang kalah dan menang,” tutur Mantan Walikota Solo ini.

Setelah orasi ilmiah, dilakukan Penyerahan Buku Tahunan Rektor tahun akademik 2017/2018 dari Rektor UKI kepada Ketua Yayasan UKI. Acara dilanjutkan dengan Ibadah Syukur yang dipimpin oleh Ketua Umum PGI, Pdt. Henriette Tabita Lebang.

Pada Sidang Terbuka Senat UKI ini diumumkan peraih penghargaan dalam beberapa kategori di antaranya Tenaga Kependidikan Berprestasi, Tenaga Pendidik yang lulus studi, Karyawan/ti yang telah berkarya di UKI dalam kurun waktu tertentu, dan karyawan berprestasi tingkat LLDIKTI Wilayah III tahun 2018.

(Fransiska Lusuba)