Hasil Tinjauan Program Kesehatan Kerja di salah satu puskesmas kelurahan di DKI Jakarta
last updated 16-12-2017
Hasil Tinjauan Program Kesehatan Kerja di salah satu puskesmas kelurahan di DKI Jakarta
REPORTER UKI —

Kesehatan merupakan hal yang sangat mahal karena kita tahu bagaimana rasanya merasakan sakit. Oleh karena itu menjaga kesehatan merupakan hal yang sangat wajib untuk anda lakukan. Kesehatan tidak hanya di butuhkan di rumah, sekolah saja namun hal ini juga berlaku untuk kesehatan kerja. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warganya, salah satunya dengan membentuk sebuah program yang dapat mengurangi permasalahan kesehatan yang kompleks di Jakarta, yaitu kesehatan kerja. Program ini diharapkan dapat menolong para pekerja di DKI Jakarta.

Hal ini menjadi hal yang sangat penting khususnya bagi mereka yang memiliki pekerjaan dengan resiko yang tinggi. Maka dari itu, memberikan jaminan kesehatan kerja adalah tujuannya, dengan adanya kesehatan kerja ini tentunya akan lebih menjamin bagaimana kondisi kesehatan seseorang ataupun memberikan jaminan apabila seseorang pekerja bisa saja mengalami kecelakaan ataupun terluka ketika melakukan pekerjaannya. Program kesehatan kerja dilakukan dalam berbagai kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan rutin, penyuluhan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja meliputi: pemeriksaan kesehatan sebelum kerja, pemeriksaan kesehatan berkala pemeriksaan kesehatan khusus.

Evaluasi dilakukan pada bulan Desember 2016 dengan mengambil data periode tahun 2016, dengan cara pendekatan sistem di Puskesmas Kelurahan Bambu Apus.

Hasil evaluasi didapatkan bahwa untuk pelaksanaan program Kesehatan Kerja sudah berjalan dengan baik pada program ini. Ditemukannya sejumlah variabel yang sudah sesuai dengan tolak ukur yang telah ditentukan. Cakupan kasus penyakit umum pada pekerja adalah sudah memenuhi target SPM sebesar 100%, untuk cakupan kasus diduga penyakit akibat kerja pada pekerja sudah memenuhi target SPM sebesar 100%. Untuk pemakaian APD (masker dan atau handscoen) sesuai standar yaitu 100%.

Walaupun pelaksanaan program Kesehatan Kerja sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan tolak ukur, ternyata masih ada masalah yaitu kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM). Dalam pelaksanaan upaya penyelesaian masalah tersebut membutuhkan komitmen sehingga pada akhirnya dapat mendukung keberhasilan program Kesehatan Kerja dan program puskemas lainnya secara keseluruhan.

Sesuai Kepmenkes RI Nomor 128/MENKES/SK/II/2004 tentang Kebijakan Dasar Puskesmas menyatakan bahwa puskesmas merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab dalam menyelenggarakan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. Mengingat tingginya risiko kesehatan dan keselamatan kerja bagi pekerja dan adanya amanat dalam Undang-Undang untuk menerapkan kesehatan kerja di tempat kerja, maka perlu dilaksanakannya Upaya Kesehatan Kerja di wilayah kerja Puskesmas (Depkes RI, 2004)

Program pemerintah telah berhasil dalam mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan kerja, khususnya masyarakat Puskesmas Kelurahan Bambu Apus. Diharapkan program ini dapat menjadi masukan bagi daerah lain, sehingga meningkatnya pelayanan kesehatan kerja dan kualitas hidup pekerja di Indonesia.